Powered By Blogger

Rabu, 13 November 2013

|| Ciri-ciri cowok dan cewek Otaku ||

✺ Ciri-Ciri Cowok Otaku :

1.Cowok Otaku biasanya mempunyai perasaan yang halus dan sensitif.

2.Cowok ini sangat mengerti perasaan wanita , dan kebanyakan Cowok Otaku lebih mementingkan Cinta daripada Nafsu. Itu karena rata-rata cowo otaku adalah seorang "dreamer", jadi mereka mengharapkan hubungan yang benar-benar Murni

3.Cowok Otaku susah jatuh cinta pada cewek nyata, tapi sekali jatuh cinta mereka akan setia dan dijamin tidak akan selingkuh. Paling saingan terberat anda cuma koleksi2nya

4.Cewe 2d lebih menarik bagi mereka sampe2 nyari segala sesuatu yg berhubungan dengan itu(wallpaper,seiyuu,figma,nendo,dll) Namun sekali jatuh cinta ama cewe nyata mereka akan benar-benar setia dan rela melakukan apa saja.

5.Cowok Otaku biasanya gak gombal, dan gak posesif /cemburuan (mereka malas ngurusin hal2 seperti itu)

6.Entah ini kelebihan atau kekurangan, cowok Otaku biasanya lebih jujur dalam mengungkapkan sesuatu dan cenderung blak-blakan.

✺ Ciri-Ciri Cewek Otaku :

1.Cewek otaku lebih mengidolakan karakter cowok dalam anime daripada karakter cowok dalam film hollywood.

2.Lebih tertarik membaca manga daripada membaca novel

3.Punya tingkat imajinasi lebih tinggi daripada cewek lainnya

4.Punya hobby yang unik dari yang terunik dari cewek yg lainnya

5.Anak rumahan jadi jarang keluar rumah dan lebih senang di depan kompi, kalo pergi-pergi paling seneng ke toko buku buat nyari manga

6.Lebih seneng ngoleksi komik

7.Cewek otaku juga bisa disebut cewek langka. Karena agak jarang ada cewek yang otaku

8.kebanyakan dikamar cewek otaku banyak poster anime, dari pada cewek normal yang dipenuhin sama idolanya yang nyata.

Nah,,,menurut kalian,,punya pacar seorang Otaku gak banget atau seneng ?????
Like dan share yo........

Sabtu, 09 November 2013

SISTEM PEMERINTAHAN DAN SISTEM POLITIK PERANCIS


Sistem Pemerintahan
     Republik Perancis atau yang memiliki nama The Fifth Republic memiliki bentuk dual pemerintahan yakni gabungan sistem parlementer dengan sistem presidensiil. Baik Perdana Menteri maupun Presiden sama sama memiliki peran aktif dalam menjalankan roda pemerintahan. Model pemerintahan ini berbeda dengan model parlementer umumnya dimana jabatan Presiden dipilih melalui pemilu disamping juga berbeda dengan model pemerintahan presidensil umumnya. Institusi-institusi yang ada saat ini adalah bentukan konstitusi Republik Kelima yang merupakan hasil referendum nasional di tahun 1958. Konstitusi ini secara signifikan memperkuat kekuatan kewenangan yang dipegang oleh Eksekutif (Pemerintah dan Presiden) dan di satu sisi juga membatasi atau mengurangi kewenangan yang dimiliki oleh lembaga legislatif.

Lembaga Eksekutif 
        Seperti yang telah disebutkan di atas, Konstitusi Perancis saat ini memberikan kekuasaan lebih pada badan eksekutif yang terdiri dari Presiden dan Perdana Menteri. Presiden memiliki jabatan resmi sebagai Kepala Negara dan merupakan Komandan Tertinggi di Angkatan Bersenjata Nasional. Presiden dipilih langsung oleh rakyat dengan masa jabatan 5 tahun. Sedangkan Perdana Menteri dipilih oleh Majelis Nasional. Perdana Menteri disini merupakan kepala atas Dewan Menteri atau Kabinet dimana kabinet-kabinet ini sendiri ditunjuk oleh Presiden dengan rekomendasi dari Perdana Menteri. Berdasarkan divisi kekuasaan yang ada, yang dalam hal ini telah berubah menjadi konvensi politik, Presiden semata-mata bertanggungjawab atas kebijakan luar negeri dan pertahanan nasional. Sedangkan Perdana Menteri bertanggungjawab atas kebijakan domestik. Adakalanya proses pemerintahan bisa berlangsung rumit jika terjadi periode atau masa kohabitasi. Artinya, Perdana Menteri dan Presiden yang terpilih secara resmi berasal dari partai yang saling bersaing.
      Agenda dari badan ini secara kuat dipengaruhi oleh pemerintah (Presiden dan Perdana Menteri) yang bahkan bisa memenangkan pengadopsian sebuah RUU tanpa melakukan pemungutan suara secara aktual. Di atas telah dijelaskan pula bahwasannya Presiden (dalam situasi tertentu) bisa membubarkan Majelis Nasional bahkan sebelum masa fungsi dari Majelis ini berakhir namun terlepas dari kekuasaan Presiden tersebut, Majelis Nasional juga memiliki otoritas untuk menjatuhkan pemerintahan legal jika suara mayoritas absolut dari total anggota Majelis memutuskan untuk bertindak demikian.

Lembaga Yudikatif
    Sistem Yudikatif Perancis terdiri dari dua cabang, dimana pada masing-masing cabang terdapat semacam hierarki mahkamah agung. Cabang yang pertama (pengadilan Administratif) mengurusi masalah yang berkaitan dengan peraturan pemerintah atau sengketa antar lembaga-lembaga publik. Cabang yang kedua (pengadilan umum) mengurusi kasus-kasus sipil dan kriminalitas warga Perancis. Dalam pengadilan umum atau pengadilan yudisial terdapat dua jenis pengadilan. Yaitu pengadilan sipil dan pengadilan kasus kriminalitas. Pengadilan sipil bertugas untuk menangani kasus antar perseorangan atau perseorangan dengan korporasi. Sedangkan pengadilan kriminal menangani kasus pelanggaran ringan dan atau kasus pembunuhan.
 
Sistem Politik   
   Sistem politik Prancis menganut sistem dwi partai yang saling bertentangan satu sama lain. Partai sayap kanan yang dikenal dengan Partai Persatuan untuk Gerakan Rakyat melawan partai sayap kiri yang dikenal dengan Partai Sosialis Perancis. Dalam perjalanannya, partai dari sayap kanan yakni Partai Persatuan untuk Gerakan Rakyat mempunyai Peran dominant di Perancis.  
    
Kepala pemerintahan
      Negara Perancis saat ini (terkenal dengan istilah Republik Kelima) merupakan sebuah negara Republik dan berbentuk negara kesatuan. Perancis menganut sistem pemerintahan semi presidensiil. Mengapa disebut semi Presidensiil? Ini dikarenakan  dalam menjalankan roda pemerintahan, Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan dibantu oleh seorang Perdana Menteri. Hal ini berbeda dengan sistem pemerintahan yang presidensiil secara murni dimana Presiden hanya menjalankan pemerintahan seorang diri dengan hanya dibantu kabinet.
Dalam menjalankan sistem pemerintahan di perancis, kabinet yang anggotanya terdiri dari dewan - dewan menteri berada dibawah kepemimpinan Perdana Menteri. Sedangkan Presiden bersama dengan Sidang Nasional dan Parliement Sovereignity  akan mengangkat Dewan Konstitusi. Dewan Konstitusi ini anggotanya terdiri dari 9 orang yang tugas utamanya adalah mengawasi ketertiban dalam proses pemilihan presiden dan parlemen serta mengawasi pelaksanaan referendum.

Jumat, 08 November 2013

Ruhut Sitompul: Kasus Korupsi Anas Kayak Film Rambo

 
           TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul mememastikan terjadi praktik bagi-bagi uang dalam Kongres Partai Demokrat yang digelar di Bandung pada 2010. Ruhut mengibaratkan praktik bagi-bagi uang itu seperti bau, tercium tapi tak berwujud.
Ruhut menjelaskan, dia tak terlibat dalam praktik tersebut, baik sebagai penerima maupun pihak yang memberikan uang. Akan tetapi, ia mengaku melihat dan mendapat informasi dari beberapa peserta kongres yang mengeluh karena jatah uang yang diterimanya berbeda-beda.
"Aku enggak dilibatkan, aku tahu, aku dengar, aku lihat mereka bagi-bagi duit. Yang dikasih duit cerita sama aku. Ada juga yang komplain 'kenapa kok kami enggak kebagian?' Aku bilang, kalau soal uang, jangan tanya aku," kata Ruhut, saat dihubungi, Jumat (8/11/2013).
Sepengetahuannya, jumlah uang yang dibagi ke peserta kongres mencapai 3.000 dollar AS per orang. Ditambahkan, ada juga yang menerima dalam jumlah lebih kecil karena dikurangi oleh orang yang ditugasi Anas untuk membagikan uang tersebut dalam rangka pemenangan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.
"Istilahnya kayak bau, kecium tapi enggak kelihatan. Loyalis Anas enggak usah berkoar-koar, persidangan itu untuk pembuktian. Kasus korupsi Anas ini kayak film Rambo ada seri 1, seri 2. Kita bersabar, tapi cepat atau lambat pasti ditahan," tandasnya.

Komandan Ditembak, Taliban Pakistan Akan Balas Dendam

    
 
       TRIBUNNEWS.COM, DERA ISMAIL KHAN - Taliban Pakistan, Jumat (8/11/2013), mengumumkan akan melancarkan serangan balas dendam terhadap Pemerintah Pakistan atas kematian komandan mereka.
"Kami akan menargetkan pasukan keamanan, instasi pemerintah, para pemimpin partai politik dan polisi," ujar Asmatullah Shaheen, seorang petinggi Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), dikutip dari Thestarmalaysia.com, Jumat (8/11/2013).
Dia mengatakan sasaran utama Taliban adalah pasukan keamanan dan instansi pemerintah di provinsi Punjab.
"Kami punya rencana. Kami tidak akan menargetkan warga sipil, bazaar atau di tempat umum. Orang tidak perlu takut," katanya.
Taliban Pakistan berjuang untuk menggulingkan pemerintah Taliban, dan memberlakukan Hukum Islam di Pakistan.
Sebelumnya diberitakan, Taliban Pakistan menunjuk seorang ulama garis keras sebagai kepala baru mereka, Kamis (7/11/2013).
Maulana Fazlullah, yang terkenal atas kebrutalannya ketika memimpin Taliban di barat laut lembah Swat selama dua tahun, terpilih menggantikan Hakimullah Mehsud, yang tewas dalam serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat (AS), Jumat lalu.
Ia ditunjuk oleh Dewan Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) untuk menggantikan Mehsud. (thestarmalaysia.com)     
  
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto

Demokrat: Serang Jokowi Bukan Fatsun Kami

         TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Harian Partai Demokrat Syariefuddin Hasan membantah jika kader partainya disebut mengkritik Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Syarief mengatakan apa yang disampaikan oleh kadernya adalah masukan agar Jokowi bisa bekerja lebih keras untuk membenahi Jakarta.

"Jika ada kader menyerang dengan tidak proporsional, itu bukan fatsun Partai Demokrat," kata Syarief saat dihubungi, Jumat, 8 November 2013. Dia mengatakan kader Partai Demokrat justru harus mendukung Jokowi karena Gubernur DKI Jakarta merupakan bagian dari pemerintah.

Dia mengingatkan siapa saja boleh memberi masukan kepada Gubernur DKI Jakarta. Sebagai partai pendukung pemerintah, kader Demokrat diminta bersikap mendukung kebijakan pemerintah, termasuk menyampaikan saran kepada Gubernur. "Kader jangan bertolak belakang dengan kebijakan pemerintah daerah," kata dia.

Terkait dengan kritik Presiden SBY kepada Jokowi, Syarief mengatakan bahwa hal itu bukan kritik. Presiden SBY justru meminta pengusaha untuk mendekati Jokowi agar bisa memperoleh kemudahan investasi dan mempercepat pembangunan infrastruktur. Dia mengatakan sudah ada pembagian kewenangan antara pemerintah pusat dengan daerah. "Contohnya, kemacetan adalah wewenang gubernur," kata dia.

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan tanggung jawab kemacetan parah di Ibu Kota ada di pundak Jokowi. Ini disampaikan SBY saat menjawab pertanyaan dari beberapa perdana menteri dari negara-negara  Asia Tenggara dalam pertemuan East Asian Summit 2013.

Sejak Usia 3 Tahun Anak ini Diberi Minuman Alkohol Oleh Ibunya





                            

          DREAMERSRADIO.COM - Jika pada umumnya seorang ibu akan memberikan asupan bergizi dan bervitamin terhadap balitanya, maka jangan di contoh kelakuan ibu ini yang membiasakan putrinya mengonsumsi minuman beralkohol sejak usia 3 tahun.
Dilansir dari livejournal, berita tentang Shannon Burrows yang berusia 35 tahun ini pun menjadi perbincangan di seluruh dunia. Pasalnya wanita asal Inggris ini mulai mengenalkan minuman keras pada putrinya, Jamie Liee sejak anak itu berusia 3 tahun.
Akibatnya, Jamie yang kini telah berusia 20 tahun, menghabiskan hari-harinya dnegan minuman keras. Hal tersebut karena terbiasa dengan minuman alkohol sejak balita. Bahkan tak jarang pada acara-acara tertentu mereka mabuk bersama.
Sementara itu, ketika Jamie berusia 15 tahun, Shannon memberikan berkaleng-kaleng bir dan satu botol vodka. Perbuatan sang ibu ini pun menimbulkan reaksi keras. Wanita ini beranggapan dia membiasakan putrinya mengonsumsi minuman keras sejak balita agar memiliki ketahanan tubuh terhadap minuman beralkohol.
“Kami suka minum-minum bersama, jika dia kehilangan kendali, saya yang akan menjaganya, demikian juga sebaliknya. Kami seperti teman baik. Kami sering menghabiskan waktu menyenangkan bersama-sama,” ungkap Shanon.
Meski banyak orang prihatin dengan perilaku Shannon, tetapi bagi sang putri dirinya justru merasa beruntung karena dirinya mendapatkan ketahanan tubuh karena mengonsumsi minuman beralkohol sejak balita.
Sayangnya pendapat tersebut mendapat bantahan dari Dr Sarah Jarvis, menurutnya bukan mendapatkan ketahanan tubuh, tetapi anak malah akan kecanduan alkohol dan akan mengonsumsi alkohol lebih banyak.